
Pernahkah Anda memperhatikan cara anjing berjalan? Berbeda dengan manusia yang menapak menggunakan hampir seluruh telapak kaki, anjing berjalan dengan bertumpu pada jari-jarinya.
Cara berjalan ini disebut digitigrade. Struktur tersebut membantu anjing bergerak dengan lincah, berlari, dan menjaga keseimbangan tubuh.
Namun, perubahan cara menapak tidak boleh dianggap sepele. Anjing yang tiba-tiba berjalan pincang, mengangkat salah satu kaki, atau enggan bergerak mungkin sedang mengalami nyeri.
Mengapa Anjing Berjalan Menggunakan Ujung Jari?
Anjing termasuk hewan digitigrade, yaitu hewan yang berjalan dengan menumpukan berat badan pada jari-jari kaki.
Sementara itu, manusia termasuk plantigrade karena berjalan dengan menapakkan tumit dan sebagian besar telapak kaki ke permukaan tanah.
Pada anjing, bagian yang sering dianggap sebagai lutut belakang sebenarnya dapat merupakan sendi pergelangan kaki atau hock. Tumit anjing berada lebih tinggi dan tidak menyentuh tanah ketika berjalan normal.
Struktur ini mendukung gerakan yang efisien saat anjing berjalan maupun berlari.
Fungsi Bantalan Kaki Anjing
Meskipun anjing berjalan menggunakan jari, bantalan kaki atau paw pads tetap memiliki peran penting.
Bantalan kaki membantu meredam benturan ketika anjing bergerak. Selain itu, bantalan tersebut memberikan daya cengkeram dan membantu melindungi jaringan kaki dari tekanan permukaan tanah.
Namun, bantalan kaki tetap dapat mengalami luka, iritasi, atau cedera akibat permukaan yang terlalu panas maupun benda tajam.
Karena itu, pemilik perlu memeriksa kondisi kaki anjing secara berkala.
Mengapa Cara Menapak Anjing Bisa Berubah?
Perubahan cara berjalan dapat berkaitan dengan berbagai gangguan kesehatan. Berikut beberapa kemungkinan penyebabnya.
1. Cedera pada Telapak atau Jari Kaki
Luka, duri, serpihan benda tajam, atau kuku yang patah dapat menyebabkan anjing merasa sakit saat menapak.
Akibatnya, anjing mungkin mengangkat kaki yang bermasalah atau berjalan dengan langkah lebih pendek.
2. Gangguan Sendi
Peradangan sendi atau osteoarthritis dapat menyebabkan kekakuan dan nyeri, terutama pada anjing senior.
Anjing dengan gangguan sendi mungkin lebih lambat bangun setelah beristirahat. Selain itu, beberapa anjing mulai enggan naik tangga atau melompat.
3. Cedera Otot dan Ligamen
Aktivitas berlebihan, terpeleset, atau gerakan mendadak dapat menyebabkan cedera jaringan lunak.
Sebagai contoh, cedera ligamen krusiatum pada lutut dapat menyebabkan kepincangan kaki belakang.
4. Gangguan Saraf
Masalah saraf dapat memengaruhi koordinasi dan posisi kaki saat berjalan.
Dalam beberapa kasus, anjing menyeret bagian atas jari kaki atau menapak dengan posisi yang tidak normal. Kondisi ini membutuhkan evaluasi dokter hewan.
Tanda-Tanda Nyeri Kaki pada Anjing
Pemilik perlu memperhatikan perubahan berikut:
- Anjing berjalan pincang atau mengangkat salah satu kaki.
- Langkah terlihat kaku atau tidak seimbang.
- Anjing enggan berjalan, berlari, atau naik tangga.
- Kaki terlihat bengkak atau terasa nyeri saat disentuh.
- Anjing sering menjilat satu bagian kaki.
- Kuku terseret ketika berjalan.
- Aktivitas harian berkurang secara tiba-tiba.
Tidak semua anjing menunjukkan rasa sakit dengan merengek. Sebagian justru menjadi lebih diam atau menghindari aktivitas tertentu.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Anjing Mendadak Pincang?
Pertama, batasi aktivitas anjing agar cedera tidak semakin berat. Hindari mengajak anjing berlari atau melompat sampai penyebabnya diketahui.
Selanjutnya, periksa telapak dan kuku secara visual jika anjing memungkinkan untuk diperiksa dengan aman.
Jangan memaksa kaki yang terasa sakit untuk ditekuk atau dipijat. Selain itu, hindari memberikan obat pereda nyeri manusia tanpa arahan dokter hewan.
Jika anjing tidak mampu menapak, mengalami pembengkakan berat, menunjukkan nyeri hebat, atau mengalami cedera akibat kecelakaan, segera bawa ke dokter hewan.
Pentingnya Pemeriksaan Dokter Hewan
Dokter hewan dapat mengevaluasi pola berjalan, kondisi bantalan kaki, otot, persendian, dan fungsi saraf anjing.
Jika diperlukan, dokter dapat merekomendasikan pemeriksaan radiografi atau pemeriksaan penunjang lainnya.
Penanganan kemudian disesuaikan dengan penyebab keluhan, tingkat keparahan, dan kondisi kesehatan anjing.
Pemeriksaan Kesehatan Anjing di W’Care Vet Clinic & Lab Jakarta Barat
Anjing tiba-tiba pincang, berjalan tidak normal, atau enggan menapak?
Jangan menunggu sampai anjing kesulitan bergerak. Pemeriksaan sejak dini dapat membantu menemukan penyebab gangguan dan menentukan penanganan yang sesuai.
W’Care Vet Clinic & Lab melayani konsultasi serta pemeriksaan kesehatan kucing dan anjing.
Alamat: Jl. Peta Barat No.44, Pegadungan, Kec. Benda, Jakarta Barat 11830
WhatsApp: 0819-7700-1611 https://wcarevet.com/






